Be A Smart Consumer

10:40 PM Nova Zakiya 0 Comments

Mempelajari ilmu konsumen semasa kuliah ternyata sangat bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari. Kita jadi tahu bagaimana seharusnya menjadi konsumen ketika melakukan transaksi alias berbelanja.

Nah hal simpel ini bisa kalian terapkan saat berbelanja.
1. Cek tanggal kadaluarsa
First thing you have to do when you buy something is check the expired date. Sekelas supermarket besar pun kadang suka kecolongan ada barang yang sudah kadaluarsa lho. Makanya pastikan tanggal kadaluarsa itu ada dan tertera di kemasannya. Kalaupun tidak menemukannya, mending tanya sama petugas yang ada di situ untuk menunjukkan dimana letak tanggal kadaluarsanya. Kedengarannya ribet sih, tapi ini juga untuk kebaikan kita lho. Nggak cuma makanan, tapi juga kosmetik, perlengkapan mandi, dan sebagainya.


2. Perhatikan harga yang tertera
Kadang ada minimarket yang culas yang menaruh harga yang beda antara di rak dan kasir. Bahkan ada juga yang tidak menaruh harganya. Jadi nggak ada salahnya ketika harga di kasir berbeda lalu kita bertanya dan meminta penjelasan dari pihak minimarket. Kalo saya pribadi sih setiap belanja selalu standby dengan kalkulator di ponsel. Jadi setiap ambil barang saya hitung langsung. Selain untuk menyamakan hasilnya dengan kasir, trik ini juga mampu mengerem kita berbelanja supaya tidak over limit.


3. Jangan mudah terayu dengan diskon
Kalau kita jeli, terkadang harga barang yang didiskon itu sudah di-markup terlebih dulu lho. Tapi namanya orang liat barang diskonan kaya liat oase di padang pasir, lalu kalap. Di bagian ini saya juga suka tergoda. Kadang.


4. Perhatikan nutrition facts dan bahan pembuatnya
Untuk produk makanan dan minuman, nutrition facts alias informasi nilai gizi ini wajib ada, supaya kita tahu apa saja yang terkandung dalam makanan atau minuman ini. Termasuk bahan pembuatnya. Ponsel sudah semakin pintar kalau menemukan sesuatu yang aneh bisa googling langsung deh.


5. Buy what you need, not what you want
That's the point! Kadang kita hanya menuruti hawa nafsu laper mata melihat suatu barang namun setelah dibeli kita nggak tau untuk apa barang ini dibeli atau nggak terlalu dibutuhkan saat ini. Parahnya, yang penting alias dibutuhin malah jadi nggak kebeli atau pengeluaran membengkak.


Nggak ada salahnya kok bikin catatan saat berbelanja, jadi kita tahu apa yang benar-benar kita butuhkan. Tetapkan juga berapa budget yang kamu siapkan untuk berbelanja. Kalau misalkan sisa, boleh lah beli yang lagi diinginkan atau yang tiba-tiba menarik mata saat itu. Catatan tidak harus selalu di kertas tapi bisa juga di smartphone kita.

Oh ya, jika kita menemui kendala misalkan barang yang kita beli ternyata ukurannya kurang atau tidak semestinya, nggak ada salahnya lho untuk complain karena itu hak kita sebagai pembeli. Pun saat kasir menawarkan untuk menyumbangkan kembalian kita, kita boleh menolak kalau ragu karena kita tidak tahu apakah itu akan disalurkan dengan benar ke tempat yang mereka sebut atau semestinya. Bukan masalah pelit kok hehe.

Terdengar ribet memang step di atas, padahal baru beberapa yang menurut saya sangat penting untuk diperhatikan. Tapi nggak ada salahnya untuk menjadi konsumen yang cerdas bukan?

0 comments: