I am your secret admirer, Ramon

11:55 AM Nova Zakiya 0 Comments

"Jatuh cinta dalam diam tanpa mengungkapkannya berarti harus siap menerima resiko dan merelakan orang tersebut lebih memilih orang lain, termasuk sahabat kita sendiri"
ini sepenggal cerita tentang aku yang memilih untuk menyukaimu dalam diam sejak September satu tahun yang lalu. aku yang hanya memandangimu dari kejauhan, melihat apa saja aktivitas yang kamu lakukan, mendengarkan musik yang kamu sukai dan aku merasakan aku sedang bersamamu saat itu.

aku selalu menyisipkan namamu dalam doaku, semoga kamu selalu diberikan yang terbaik dari-Nya. aku selalu berdoa untuk kesuksesanmu, berdoa agar kamu bisa meraih sejuta mimpi-mimpimu itu, semua untuk kebaikanmu.

aku memang tidak pernah berani mengatakannya padamu. saat aku berada di dekatmu, aku tidak mampu berucap sepatah kata pun. bahkan apa yang sudah aku rencanakan untuk aku utarakan padamu, lidahku kelu tak mampu mengatakannya dan malah mengucap kata-kata yang lain.

aku sering memaki-maki diriku sendiri, dan menyesali, mengapa aku tidak bisa tenang saat berada di dekatmu, aku tidak bisa mengucapkan apa yang ingin aku ucapkan padamu, semuanya bagai tertahan di tenggorokanku hingga pada akhirnya semuanya hanya tersimpan di hati

hingga pada akhirnya, tepat kemarin, seorang sahabat bercerita kisah cintanya padaku, bahwa dia sedang dekat dengan seorang pria, yang pada akhirnya aku tahu, pria itu adalah kamu. entah aku harus senang atau sedih. senang melihat sahabatku yang kegirangan mendapat ajakan jalan berdua dengan kamu, sedih karena pria itu adalah kamu dan aku memiliki perasaan denganmu.
kenapa bukan aku yang kau ajak? kenapa kamu tidak pernah sedetik pun melihatku dan menyadari bahwa aku menyukaimu?

memang tidak ada yang salah di antara kalian berdua. kalian sama-sama sedang dilanda perasaan bahagia akan cinta. yang salah adalah mengapa aku tidak berani menyatakannya padamu, terlalu lama menyimpan perasaan ini dalam hati, hingga pada akhirnya kamu memilih sahabatku.

mungkin aku bisa saja jahat, tidak mau aku mendoakan kalian bahagia. aku tidak mau merelakan kamu bersama sahabatku itu, tapi itu terlalu egois.

"mencintai berarti melihat orang yang kita cintai bahagia, walaupun itu bukan bersama kita"
pada akhirnya, aku hanya bisa berkata, bahwa apa yang kita anggap baik, belum tentu baik di mata Tuhan. termasuk dalam cinta, apa yang kita anggap orang itu cocok dengan kita, belum tentu bisa jadi yang terbaik yang sesuai dengan apa yang Tuhan putuskan. apapun itu, aku cuma bisa berharap semoga kamu bisa bahagia, meskipun itu bukan dengan aku. atau mungkin suatu saat nanti, kita akan bersatu, walaupun aku tidak tahu kapan itu.

Ramon Danindra Harsono, biarkan aku tetap mencintaimu, dalam diam.

Tertanda,
Adrianna Nesya Reksodiwiryo

0 comments: