[INSPIRATION] : Unforgettable Wedding Invitations

5:26 PM Nova Zakiya 2 Comments

Source: Pinterest/etsy.com
Jika biasanya undangan hanya berbentuk kotak kemudian dilipat, berbahan dasar kertas jasmine atau concord polos, dan tidak terlalu bermain dengan warna (hanya 2 warna seperti gold, silver, atau hitam), para calon pengantin kini lebih banyak bermain dengan warna dan jenis kertas yang berbeda, serta bentuk yang lebih sederhana.

Menurut Stephanie dari icreationcard, kartu undangan merupakan cerminan dari karakter si calon pengantin. Biasanya mengikuti tema pernikahan yang diidamkan, mulai dari warna, bentuk, hingga desain. Sepertinya, warna-warna pastel dengan motif bunga berwarna-warni digandrungi oleh beberapa pengantin. Bentuknya pun sederhana, hanya berupa amplop berisi satu lembar undangan yang telah memuat semua informasi mulai dari nama mempelai, lokasi akad dan resepsi, waktu, nama keluarga, hingga denah lokasi.

Desain seperti ini banyak ditemui di Lantai Dasar Pasar Tebet Barat, yang berlokasi di jalan Tebet Barat Dalam, Jakarta Selatan. Dari ujung ke ujung, lantai tersebut berisi berbagai macam percetakan undangan, dari yang oke sampai yang oke banget semuanya tersedia. Nah, berhubung kita bisa bertemu dengan sang penjual/pemilik percetakan secara langsung, harga lebih mudah untuk ‘digoyang’ alias ditawar. Semakin banyak jumlah undangan yang akan kita pesan, harga bisa semakin ditekan. Misalkan saja, kemarin saya bertanya untuk undangan dengan konsep single board ini, untuk yang dua warna dengan kertas samson (daur ulang), berkisar antara Rp 4.000-5.500/satuan. Sedangkan full colors berkisar antara Rp 5.000-Rp 8.000/satuan. Oh ya, akan ada penambahan biaya (charge) jika ada informasi yang berbeda di dalamnya, seperti waktu akad dan resepsi tidak dalam satu hari yang sama. Karena akan ada penambahan proses cetaknya, jadi dikenakan charge sekitar Rp 200-300 ribu untuk konsep undangan dua warna, dan Rp 500 ribu untuk konsep undangan full colors.

Jika tidak sempat untuk berkunjung ke tempat percetakan secara langsung, Anda juga bisa mencari di Instagram. Ya, di zaman yang serba memanfaatkan teknologi ini, para desainer undangan ini biasa menjajakan dan berpromosi ide kreatifnya lewat media sosial. Sebut saja, Kedung Kawruh, Paper Divas, Port of Tasya, Micasa, Pepa Inc, Le Paperville, dan masih banyak lagi yang lain.

Nah, yang masih tren saat ini, seperti yang saya katakan sebelumnya, yakni berupa amplop dengan single board di dalamnya, bisa yang keras atau yang soft, bisa dua warna atau full colors. Berbicara dengan sang penjual, desain bisa memilih dari contoh yang sudah ada, tinggal pilih mau warna apa saja, atau kita bawa desain sendiri.
Model dua warna dengan kertas samson (daur ulang) juga oke lho buat kalian yang menginginkan konsep vintage wedding
Source: Pinterest/carnetsparisiens.com 
(P.S. Foto-foto contoh undangan di atas memang saya dapat dari Pinterest. Tapi kurang lebih yang ada di Pasar Tebet Barat tidak jauh beda model dan desainnya. Hanya saja di sana kita tidak boleh sembarang memfoto contoh undangan).

Saya akui, desain yang disediakan di berbagai percetakan sudah cukup banyak yang menarik dan ‘kekinian’ alias mengikuti tren saat ini. Tapi, jika Anda ingin mencari sesuatu yang beda dari desain yang sudah ada, Anda bisa mencari inspirasi dari Pinterest. Foto-foto contoh undangan disini sangat amat kreatif yang nantinya bisa menghubungkan kita dengan website yang bisa ‘memancing’ ide-ide kreatif Anda. 

Seperti yang artikel yang saya dapat di BuzzFeed yang satu ini. Idenya sungguh brilian!

Pernah terpikir untuk menggunakan balon sebagai media mengundang teman-teman Anda datang ke momen istimewa Anda? Seriously, this is so cute!
via notonthehighstreet.com
via notonthehighstreet.com
via weddingbells.ca
Atau menggunakan mainan masa kecil, kacamata 3D yang filmnya diputer manual?
mainan masa kecil bisa jadi alternatif undangan Anda | via etsy.com
via etsy.com
via etsy.com
via etsy.com
Mau model pop up juga boleh...
via stylemepretty.com
via instagram Kedung Kawruh
Nah... Konsep roll film juga boleh dicoba nih..
via invitationcrush.com
via invitationcrush.com
via ohsolovelyblog.blogspot.com
Model monopoli atau papan mainan lucu juga ya...
via layeredbakeshop.com
Tapi perlu diingat, semakin kreatif konsepnya, semakin susah cara mendapatkan atau membuatnya, maka semakin mahal harganya. Dan juga, konsep undangan yang unik-unik seperti ini harus didiskusikan pula dengan pihak keluarga, karena biasanya tamu juga berasal dari teman orang tua. Atau bisa juga undangan dengan konsep seperti ini khusus untuk teman kita saja.

Jadi yang seperti ini harus dihitung matang-matang dan disesuaikan dengan budget yang ada. Jangan sampai hanya menuruti ego lalu pengeluaran membludak, jangan sampai ya.. Karena pengeluaran untuk pernikahan Anda tidak cukup hanya undangan, masih banyak item lainnya yang butuh budget yang lebih besar.

Well, selamat mempersiapkan pesta pernikahan ya! Semoga ulasan ini bisa membantu menemukan dan memancing ide-ide kreatif Anda :D


XOXO!
- za - 

2 comments:

  1. eh kok tiba-tiba nulis ginian. hayoo...hahahay

    ReplyDelete
    Replies
    1. haha kebetulan idenya yang ada di otak ini mba nurul haha momennya pas abis ke Pasar Tebet juga haha

      Delete